MARHABAN YA RAMADHAN


Besok adalah pagi terakhir untuk sarapan pagi dan makan siang, kemudian harus berpuasa selama satu bulan. Marhaban ya Ramadhan. seperti tahun tahun yang kemarin, Ramadhan selalu datang setiap tahunnya.Puasa seperti biasanya, sahur seperti biasanya, berbuka saat adzan Magrib tiba seperti biasanya. Sebuah pertanyaan besar yang selalu muncul dalam benak saya adalah bagaimana saya saat menjalani kewajiban dibulan suci tersebut, dan tentu saja bagaimana saya setelah bulan suci tersebut berlalu. Bagi saya dan teman teman saya, terutama yang anak kos, sehari makan dua kali adalah yang biasa dan kadang hanya sekali.
Puasa, dalam hal ini ketika hanya sebatas untuk tidak makan disiang hari adalah sesuatu yang mudah dan ringan karena sebenernya hanya memindah jadwal jam makan dari siang hari (karena tidak pernah sarapan) ke waktu Magrib, kemudian makan malam dipindah pada saat sahur. Meski setelah magrib kita bebas mau makan dan minum sepuasnya, asal hallal lho !Bagi saya, tantangan terbesar saat berpuasa adalah ketika kita harus berusaha untuk memenejemen hal hal yang tidaak hanya berkaitan dengan "manajemen perut", bagaimana saya harus memanajemen hati saya agar bisa seperti yang di syariatkan ketika menjalankan ibadah puasa, bagaimana saya harus memanajemen perlaku saya yang kebetulan bisa dikatakan semarawut dan ndak karu-karuan menjadi perilaku yang baik.

Ada sebuah hadist yang mengatakan bahwa saat bulan Ramadhan tiba, maka pintu surga akan dibuka selebar-lebarnya, segala pintu ampunan akan terbuka lebar, segala amal baik akan dilipatgandakan pahalanya, namun apakah semua kesalahan dan dosa saya yang luar biasa seabreg abreg akan terhapus dan saya akan tidak lagi mengulangi kesalahan saya saat Ramadhan sudah lewat. Kemudian semua doa akan mudah terkabulkan ketika kita berdoa di waktu yang yang baik itu.banyak sekali hal baik yang sebenarnya ada pada kesempatan baik tersebut. Dalam sebuah Hadist juga dikatakan bahwa semua setan akan dibelenggu, namun saya khawatir mungkinkah saya membelenggu jiwa setan saya yang ada, karena setiap manusia sesungguhnya berpotensi untuk menjadi setan,dan tidak hanya bangsa jin saja. Seperti pada surat An nas yang intinya suatu permohonan perlindungan dari godaan setan yang berasal dari bangsa manusia dan jin. Saya tidak tahu apakah saya mampu memanfaatkan kesempatan emas tersebut.
Mungkin hal hal tersebut adalah suatu lamunan saya dalam jangka kedepan, dan jangka pendeknya adalah, apakah umur saya masih cukup untuk menjangkau satu hari kedepan lagi untuk bisa bernafas dibulan yang suci tersebut ? hehehehe

MARHABAN YA RAMADHAN, SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

Related :

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © Blog e Mas Dhika. Blogger Templates Designed by OddThemes